Kolam Raya Deli – Ruang Terbuka Kota Medan Yang terlupakan

Ruang terbuka amat diperlukan di perkotaan, karena merupakan sarana pemenuhan kebutuhan kota yang berhubungan dengan dua jenis pemenuhan: yaitu pemenuhan kebutuhan fisik dan non fisik.

Sebagai kebutuhan fisik, semakin bertambah jumlah penduduk, bangunan, dan kendaraan bermotor yang ada di kota, akan membuat kota semakin sesak dan semakintercemar air, tanah, dan udaranya. Karenanya, ruang terbuka dikota dapat berfungsi sebagai penyeimbang kepadatan bangunan.

Sebagai kebutuhan non fisik, kegiatan sehari-hari penduduk kota di berbagai bidang dapat menimbulkan kebosanan dan kejenuhan, sehingga kebutuhan akan ruang-ruang untuk bisa bebas bergerak dan berekspresi tanpa ada yang membatasi, menghalangi, ataupun mengawasi, akan semakin dirasakan. Pada beberapa kasus di kawasan permukiman kampung, dengan luas rumah yang terbatas, ruang terbuka dibutuhkan untuk mewadahi kegiatan penghuni kampung yang tidak dapat terwadahi di rumah masing-masing.

Di kota Medan ada beberapa ruang terbuka hijau seperti Lapangan Merdeka, Lapangan Banteng, Taman Ahmad Yani. Akan tetapi seperti nya Kolam Raya Deli merupakan ruang terbuka hijau tertua yang ada di kota Medan. Kolam Raya Deli ini biasanya di bulan Ramadhan selalu dijadikan pasar makanan untuk berbuka. Dengan event Ramadhan barulah lokasi ini dikunjungi banyak orang. Pada hari-hari biasa terlihat sepi, padahal jika dikelola dengan baik ruang public ini bisa menjadi tempat pelepas penat warga Medan. Taman dan kolam nya bisa dipakai sebagai pelepas energi anak-anak, berlarian ditaman dan mendayung berperahu. Butuh campur tangan banyak pihak agar Kolam Raya ini bisa hidup kembali sebagai ruang terbuka kota Medan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *